Matius 22:39
Aku tahu, bahwa Tuhan akan memberi keadilan kepada orang tertindas, dan membela perkara orang miskin. (Mazmur 140:13)
Janda itu mempunyai dua orang anak perempuan, yang satu bernama Nella dan yang lain bernama Clara. Ia sangat menyayangi Nella, karena Nella adalah anak kandungnya. Sedangkan Clara yang adalah anak tirinya diperlakukan dengan kejam,apalagi setelah ayahnya meninggal.Ibu janda maupun anaknya Nella sangat membenci Clara bukan hanya karena Clara anak tiri, tetapi juga karena Clara disuruh mengerjakan semua pekerjaan di rumah. Memasak, membersihkan rumah, memerah susu, mencari jerami, dan menenun tanpa dibantu ibu dan saudari tirinya. Sementara Clara bekerja hingga lelah,Nella sibuk mendandani diri dan pergi ke tempat-tempat hiburan.Tetapi Clara tidak pernah mengeluh,dia mengerjakan semua pekerjaan dengan sabar dan senang hati,dia menanggung perlakuan buruk ibu dan saudari tirinya dengan tabah.Tetapi “hati malaikat” Clara tidak juga berhasil melunakkan kebengisan sang ibu tiri dan anaknya. Kejahatan mereka semakin menjadi-jadi, tetapi Clara semakin terbentuk menjadi pribadi berkarakter mulia.
Di suatu hari yang bersalju,Nella memerintahkan agar Clara pergi ke sebuah gunung untuk memetik bunga Violet baginya, “Kalau kau tidak pulang membawa bunga itu, aku akan membunuhmu,” ancam Nella. Dengan melalui perjuangan berat, Clara berhasil membawa bunga violet untuk Nella. Setelah itu ada-ada saja permintaan ibu dan anak tersebut kepada Clara. Meski harus menembus udara dingin dan menempuh jarak yang jauh dan sulit,Clara berusaha memenuhi permintaan mereka.Terakhir ibu dan anak tersebut kepada Clara. Meski harus menembus udara dingin dan menempuh jarak yang jauh dan sulit,Clara berusaha memenuhi permintaan mereka.Terakhir ibu dan anak ini meminta agar Clara pergi ke gunung untuk mencari apel bagi mereka.Clara pun kembali dengan membawa apel. “Mengapa kau tidak memetik apel sebanyak-banyaknya? Tentu kau sudah memakannya sebagian,” bentak Nella dan ibunya. “Tidak,satu pun aku tidak berani mencobanya,” elak Clara. “Aku akan pergi memetik sendiri sepuasnya,” kata Nella. Ia pun pergi tapi tak kunjung kembali. Singkat cerita sang ibu menyusul anaknya, tapi juga tak kunjung kembali. Keduanya terjebak dan mati dalam dinginnya salju pegunungan.
Kisah di atas merupakan sebuah gambaran bahwa sikap dan perlakuan kejam serta ketidakadilan yang dilakukan seseorang hanya akan membuahkan kehancuran.Tuhan itu adil, Dia mengasihi umatNya dengan kasih yang sempurna. Dia pun mau agar kita menunjukkan sifat saling mengasihi umatNya dengan kasih yang sempurna. Dia pun mau agar kita menunjukkan sifat saling mengasihi terhadap sesama. Jangan pernah memperlakukan seseorang dengan kejam sekalipun orang tersebut tidak berdaya dan berada di bawah kuasa Anda. Mzm 140:13 berkata, “Aku tahu, bahwa TUHAN memberi keadilan kepada orang tertindas, dan membela perkara orang miskin.” Ini juga merupakan pelajaran berharga agar kita sabar menjalani tekanan, ketidakadilan, atau bahkan aniaya.Tuhan tidak pernah menutup mata, jika kita sabar dalam penderitaan, kita akan menjadi pemenang.
Kata-kata bijak
Kasihilah sesamamu bukan berdasarkan karena siapa dia, tetapi karena siapa Anda.
Sumber Mansor.
Wednesday, January 4, 2012
TAHUN BARU
Tahun baru adalah suatu perayaan di mana suatu budaya merayakan berakhirnya masa satu tahun dan menandai dimulainya hitungan tahun selanjutnya. Budaya yang mempunyai kalender tahunan semuanya mempunyai perayaan tahun baru. Hari tahun baru di Indonesia jatuh pada tanggal 1 Januari karena Indonesia mengadopsi kalender Gregorian, sama seperti mayoritas negara-negara di dunia.
SejarahTahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM. Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ketujuh SM. Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir. Satu tahun dalam penanggalan baru itu dihitung sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Caesar juga memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan kepada bulan Februari, yang secara teoritis bisa menghindari penyimpangan dalam kalender baru ini. Tidak lama sebelum Caesar terbunuh di tahun 44 SM, dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau Juli. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, Kaisar Augustus, menjadi bulan Agustus.
Tahun baru di dunia:
- Dalam kalender Baha'i, tahun baru jatuh pada tanggal 21 Maret yang disebut Naw Ruz.
- Rosh hasanah adalah perayaan tahun baru bagi umat Yahudi. Hari tersebut jatuh sebelum tanggal 5 September pada kalender Gregorian.
- Tahun baru Hijriyah dalam kalender Hijriyah dirayakan setiap tanggal 1 Muharam.
- Tahun baru Tiongkok atau Imlek jatuh pada malam bulan baru pada musim dingin (antara akhir Januari hingga awal Februari).
- Tahun baru Thailand dirayakan mulai tanggal 13 April hingga 15 April dengan upacara penyiraman air.
- Tahun baru Vietnam disebut Tết Nguyên Đán, dirayakan pada hari yang sama dengan Imlek.
(Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas)
SejarahTahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM. Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ketujuh SM. Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir. Satu tahun dalam penanggalan baru itu dihitung sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Caesar juga memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan kepada bulan Februari, yang secara teoritis bisa menghindari penyimpangan dalam kalender baru ini. Tidak lama sebelum Caesar terbunuh di tahun 44 SM, dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau Juli. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, Kaisar Augustus, menjadi bulan Agustus.
Tahun baru di dunia:
- Dalam kalender Baha'i, tahun baru jatuh pada tanggal 21 Maret yang disebut Naw Ruz.
- Rosh hasanah adalah perayaan tahun baru bagi umat Yahudi. Hari tersebut jatuh sebelum tanggal 5 September pada kalender Gregorian.
- Tahun baru Hijriyah dalam kalender Hijriyah dirayakan setiap tanggal 1 Muharam.
- Tahun baru Tiongkok atau Imlek jatuh pada malam bulan baru pada musim dingin (antara akhir Januari hingga awal Februari).
- Tahun baru Thailand dirayakan mulai tanggal 13 April hingga 15 April dengan upacara penyiraman air.
- Tahun baru Vietnam disebut Tết Nguyên Đán, dirayakan pada hari yang sama dengan Imlek.
(Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas)
Wednesday, December 28, 2011
Lakukan ini bila Pacaran Jarak Jauh
Ghiboo.com-Tidak ada orang yang mau pacaran jarak jauh atau biasa disebut Long Distance Relationship (LDR), kecuali memang karena ada faktor-faktor tertentu, misalnya pekerjaan, tugas belajar atau ada keperluan penting lainnya.
Ketakutan paling umum orang tidak mau berpacaran jarak jauh adalah selingkuh dan tidak mampu menanggung rindu. Dengan teknologi SMS, video call dan sosial media, orang-orang bisa bersayang-sayangan meski saling berjauhan.
Ada beberapa kiat yang bisa Kamu lakukan untuk menjaga hubungan jarak jauh tetap terjaga:
Pertama: Komitmen untuk setia
Jika sudah berkomitmen untuk setia, maka jangan berpikiran bahwa disana dia juga tidak akan setia dan kemudian membenarkan diri anda untuk selingkuh. Hindari apapun yang akan membuat anda merasa bersalah dikemudian hari.
Kedua: Saling percaya dan tetap berkomunikasi
Hubungan yang berhasil adalah jika ada saling percaya dan tetap berkomunikasi walaupun jarak memisahkan. Jangan pesimis dan terbuka dengan perasaan yang Anda alami. Bicarakan dengan kekasih Anda apa-apa yang menggangu pikiran selama si dia di luar kota.
Ketiga: Gunakan teknologi
Saat ini teknologi telekomunikasi semakin canggih dan juga murah. meski Anda wanita, jangan menunggu di telpon, kalau memang merasa rindu telpon atau sms si Dia dan bilang Anda kangen. Tetap tunjukkan perhatian seperti sedia kala sewaktu doi masih di dekat Anda.
Keempat: Ada Waktu Berkunjung
meskipun hubungan Anda jarak jauh, tetapi tentunya masih ada waktu saling berkunjung. Luangkanlah waktu untuk mengunjungi kekasih Anda sekali-sekali. Jika beda kota Anda kamu bisa mengunjunginya dua atau tiga bulan sekali dan jika beda negara setahun sekali atau dua kali bisa mengobati rasa kangen. Tentunya, perencanaan mengumpulkan uang harus Anda lakukan terlebih dahulu.
Tapi ada satu hal yang sebaiknya tidak Anda lakukan, yaitu menitipkan kekasih Anda kepada teman. Jika Anda punya teman dekat yang dipercaya dan tinggal satu kota dengan si kekasih Anda, bisa dititip. Ups, tapi tunggu dulu ini bisa berbahaya, karena tidak tertutup kemungkinan teman Anda malah menyabet kekasih Anda.
Solusinya: titip kekasih Anda kepada teman yang Anda percaya tapi kalau kekasih Anda cowok maka titip kepada teman cowok, kalau kekasih Anda cewek maka titip kepada teman cewek. Dengan demikian Anda bisa tenang dan tahu kondisi kekasih Anda dari teman tersebut.
Meski belum sepenuhnya bisa menjadi kiat-kiat pacaran jarak jauh, minimal hal ini bisa Anda terapkan bagi yang sedang menjalin hubungan jarak jauh. Selamat mencoba!
(Berbagai sumber)
Ketakutan paling umum orang tidak mau berpacaran jarak jauh adalah selingkuh dan tidak mampu menanggung rindu. Dengan teknologi SMS, video call dan sosial media, orang-orang bisa bersayang-sayangan meski saling berjauhan.
Ada beberapa kiat yang bisa Kamu lakukan untuk menjaga hubungan jarak jauh tetap terjaga:
Pertama: Komitmen untuk setia
Jika sudah berkomitmen untuk setia, maka jangan berpikiran bahwa disana dia juga tidak akan setia dan kemudian membenarkan diri anda untuk selingkuh. Hindari apapun yang akan membuat anda merasa bersalah dikemudian hari.
Kedua: Saling percaya dan tetap berkomunikasi
Hubungan yang berhasil adalah jika ada saling percaya dan tetap berkomunikasi walaupun jarak memisahkan. Jangan pesimis dan terbuka dengan perasaan yang Anda alami. Bicarakan dengan kekasih Anda apa-apa yang menggangu pikiran selama si dia di luar kota.
Ketiga: Gunakan teknologi
Saat ini teknologi telekomunikasi semakin canggih dan juga murah. meski Anda wanita, jangan menunggu di telpon, kalau memang merasa rindu telpon atau sms si Dia dan bilang Anda kangen. Tetap tunjukkan perhatian seperti sedia kala sewaktu doi masih di dekat Anda.
Keempat: Ada Waktu Berkunjung
meskipun hubungan Anda jarak jauh, tetapi tentunya masih ada waktu saling berkunjung. Luangkanlah waktu untuk mengunjungi kekasih Anda sekali-sekali. Jika beda kota Anda kamu bisa mengunjunginya dua atau tiga bulan sekali dan jika beda negara setahun sekali atau dua kali bisa mengobati rasa kangen. Tentunya, perencanaan mengumpulkan uang harus Anda lakukan terlebih dahulu.
Tapi ada satu hal yang sebaiknya tidak Anda lakukan, yaitu menitipkan kekasih Anda kepada teman. Jika Anda punya teman dekat yang dipercaya dan tinggal satu kota dengan si kekasih Anda, bisa dititip. Ups, tapi tunggu dulu ini bisa berbahaya, karena tidak tertutup kemungkinan teman Anda malah menyabet kekasih Anda.
Solusinya: titip kekasih Anda kepada teman yang Anda percaya tapi kalau kekasih Anda cowok maka titip kepada teman cowok, kalau kekasih Anda cewek maka titip kepada teman cewek. Dengan demikian Anda bisa tenang dan tahu kondisi kekasih Anda dari teman tersebut.
Meski belum sepenuhnya bisa menjadi kiat-kiat pacaran jarak jauh, minimal hal ini bisa Anda terapkan bagi yang sedang menjalin hubungan jarak jauh. Selamat mencoba!
(Berbagai sumber)
Tuesday, December 27, 2011
Meneladani Karakter Sang Pemimpin
Natal sudah menanti, itu berarti kita akan kembali memperingati lahirnya seorang Pemimpin Besar ke dunia. Pemimpin yang mempunyai alam semesta beserta isinya. Kelahiran-Nya memberikan pengharapan akan adanya perubahan dalam hidup manusia, sekaligus teladan yang Dia tinggalkan untuk kita. Selain pengajaran yang Dia sampaikan, kepemimpinan yang Dia mulai lebih dari dua ribu tahun yang lalu, hingga sampai sekarang masih terus berlanjut, seharusnya menjadi panutan dan patokan. Berikut, beberapa hal penting yang bisa kita renungkan sebagai seorang pemimpin pada saat peristiwa Natal pertama terjadi.
1. Hati sebagai hamba Dalam kisah kelahiran Yesus Kristus, malaikat Gabriel mendatangi Maria untuk memberikan kabar sukacita sekaligus tanggung jawab besar untuk melahirkan Sang Juru Selamat dunia. Anugerah yang besar, namun dengan risiko yang besar pula. Seorang perawan suci, belum bersuami, tetapi akan melahirkan seorang anak. Pandangan miring kemungkinan besar akan dia terima, bahkan risiko kematian bisa terjadi karena pada zaman itu perempuan yang kedapatan melakukan zinah akan dirajam batu sampai mati. Namun, apa yang dilakukan Maria?
"Kata Maria: `Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.` Lalu malaikat itu meninggalkan dia" (Lukas 1:38).
Memiliki hati sebagai hamba, menyadari bahwa kita hanyalah alat-Nya, akan membuat kita tahu diri, siapa sebenarnya yang kita layani dan siapa sebenarnya yang layak menerima segala penghormatan dan pengagungan. Maria menyadari, bahwa dirinya hanyalah seorang manusia yang sudah sepatutnya berserah pada kehendak Tuhan yang menciptakan dia, yang menjadi Tuan atas hidupnya.
Sebagai seorang pemimpin, memiliki hati sebagai hamba atau pelayan adalah suatu hal yang mutlak. Melihat kecenderungan sebutan "hamba Tuhan", sering kali kita lupa akan arti sebutan itu sesungguhnya. Penghormatan dan perlakuan khusus yang diterima dari orang-orang sekitar, terkadang membuat kita lupa diri bahwa kita adalah seorang hamba atau seorang pelayan. Biarlah segala kehormatan dan kemuliaan hanya bagi Tuhan yang memakai kita.
2. Ketaatan Ketika Yusuf, tunangannya, tahu bahwa Maria mengandung bayi Yesus, Yusuf berencana menceraikan Maria secara diam-diam. Namun, malaikat Tuhan hadir dalam mimpi Yusuf, memberitahu untuk tidak menceraikan Maria. Yusuf pun taat dan tidak menceraikan Maria, tidak bersetubuh dengan Maria sampai bayi Yesus lahir (Matius 1:19-25).
Ketaatan, kata yang sering kali sulit untuk dilakukan. Para pemimpin cenderung memberikan perintah kepada karyawan. Seperti ada pepatah, atas langit masih ada langit. Demikian juga di atas pemimpin masih ada pemimpin. Allahlah pemimpin yang paling tinggi. Ketaatan seorang pemimpin, tentunya akan diteladani oleh karyawannya pula.
3. Kesederhanaan Natal pertama ditunjukkan dengan sifat kesederhanaan dari Sang Pemimpin yang telah lahir. Pilihan untuk lahir di kandang dan tidak di penginapan mewah maupun istana raja. Sehingga, memungkinkan para gembala bisa datang untuk melihat. Saat beranjak besar, Yesus dibentuk dan hidup di keluarga yang sederhana. Hingga mendapat sebutan `anak tukang kayu`. Dalam pelayanan pun, kesederhanaan tak pernah lepas dari setiap langkah-Nya.
Bagaimana dengan kepemimpinan Anda? Apakah kesederhanaan masih mewarnai kepribadian dan pelayanan Anda? Apakah kemewahan dan tersedianya kenyamanan membuat Anda terlelap bahkan membuat kepemimpinan Anda tidak efektif?
Ketika seorang pemimpin, dalam hal ini hamba Tuhan, beroleh sukses dan nama besar sudah melekat, kecenderungan untuk memilih-milih ladang pelayanan yang nyaman dan bergaji besar sangat mungkin terjadi. Pelayanan daerah yang mungkin dulu sangat ditekuni, akibat kemewahan, cenderung dihindari dan beralih memilih kenyamanan.
Biarlah sedikit renungan singkat tentang kisah Natal di atas bisa menjadi refleksi dari apa yang sudah kita kerjakan sebagai seorang pemimpin. Selamat Natal para pemimpin.
KRISTUS PENYEMPURNA KITA
Di dalam dunia ini tentu tidak ada manusia yang sempurna. Semua manusia telah berdosa seperti ayat yang terdapat dalam Roma 3:23; "Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah." Manusia dapat jatuh ke dalam dosa, pernah melakukan kesalahan- kesalahan, pekerjaan kita tidak dapat dilakukan dengan sempurna.
Bahkan di dalam gereja sekalipun pasti tidak sempurna. Walau seharusnya gereja itu sendiri adalah sempurna tetapi justru karena adanya kita manusia yang sudah tercemar oleh dosa dan cacat cela maka pasti tidak akan sempurna.
Tapi, kabar baiknya adalah Seorang yang sempurna telah datang ke dalam dunia yaitu Kristus yang lahir sebagai manusia tanpa dosa yang kita peringati setiap tanggal 25 Desember, yaitu hari Natal.
Pada Yoh 1:14 berbunyi Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
Firman itu telah menjadi manusia, ini artinya Allah yang adalah Firman itu sendiri telah menjadi sama seperti kita manusia (berinkarnasi) untuk menggenapkan satu tujuan yaitu memberikan keselamatan bagi setiap umat yang dipilih-Nya.
Yesus Kristus adalah puncak penyempurnaan pada umat manusia. Yesus Kristus adalah Our Saviour, Our Redeemer, juga Our Perfector, dimana Dia lahir dan hidup bahkan mati tetapi Dia juga bangkit bagi kita untuk menunjukan akan kasih-Nya yang begitu besar bagi kita manusia. Yesus Kristus adalah "Perfect Model of Human". Karena seluruh manusia sudah tercemar oleh dosa, maka Tuhan Yesus datang sebagai "Penyempurna" kita umat yang mau percaya kepada-Nya.
Di hari Natal ini, apakah hidup kita telah diubahkan oleh kelahiran Sang Juruslamat? Apakah kasih-Nya dapat tetap kita rasakan saat ini? Natal bukan sekedar peringatan yang tiap tahun ada, tetapi lebih lagi apakah kelahiran Tuhan Yesus ini memberikan kita satu pengharapan pasti akan kehidupan kekal yang telah Tuhan genapkan melalui Yesus Kristus yang menyempurnakan kehidupan kita kembali sesuai dengan rencana-Nya?
Dia "Penyempurna" dalam kehidupan kita yang tidak sempurna.
Mzm 148:1; "Haleluya! Pujilah TUHAN di sorga, pujilah Dia di tempat tinggi!"
Happy Christmas!
Subscribe to:
Posts (Atom)